PBNU: Hilal Tampak 3 Derajat, Besok Awal Puasa Ramadhan

JAKARTA- Tim pengamat hilal yang diterjunkan PBNU melihat ketinggian hilal lebih dari 2 derajat. Awal masuk ramadhan tepat petang ini sehingga malam ini bisa ibadah salat tarawih dan puasa keesokan harinya.

PBNU mengumumkan puasa 1 ramadhan setelah melakukan teleconference dengan tim rukyat di tiga daerah yakni DKI Jakarta, Nusa Tenggara Barat dan Jawa Timur. Dua wilayah DKI Jakarta dan Jawa Timur tim melaporkan hilal terlihat, bahkan di Gresik, Jawa Timur petugas ada yang menyaksikan hilal 3 derajat selama 7 menit. Sementara daerah NTB melaporkan hilal tidak terlihat dikarenakan tertutup mendung.

“PBNU melaporkan bahwa tim rukyatul hilal lembaga falakiyah pada hari Ahad tanggal 5 Juni 2016/29 Sya’ban 1437 H telah melakukan rukyatul hilal bil fi’li di beberapa lokasi rukyat yang telah ditentukan dan berhasil melihat. atas dasar rukyatul hilal tersebut dan sesuai dengan pendapat Al Madzahibul Arba’ah (Mazhab empat) maka dengan ini PBNU mengikhbarkan bahwa awal bulan ramadhan 1437 H jatuh pada Hari Senin, 6 Jun 2016,” tutur Ketua Umum PBNU, Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj saat konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Minggu (05/6)

Sementara Sekretaris Jenderal PBNU H. A. Helmy Faishal Zaini menjelaskan tim yang diturunkan PBNU sifatnya membantu pemerintah bahwa hilal tampak diatas 2 derajat. Pihaknya telah mengirim surat pemberitahuan kepada Menteri Agama.

“Meskipun demikian untuk penetapan 1 ramadhan, PBNU mengikuti pemerintah. Detik ini kami menyampaikan surat ke pemerintah melalui Kementerian Agama hasil rukyatul hilal PBNU,” jelasnya.

Related Articles