Sekjen PBNU Ingin Pengelola Masjid Raya KH. Hasyim Asyari Visioner

Jakarta- Sekretaris Jenderal PBNU H. A. Helmy Faishal Zaini melakukan kordinasi dan memberikan arahan kepada Pengurus DKM Masjid Raya Kyai Hasyim Asy’ari, Daan Mogot, Jakarta Barat, Rabu (21/3). Dalam kesempatan tersebut Kang Helmy- sapaan akrab Sekjen PBNU- menekankan manajemen pengelolaan masjid secara modern.

“Pengelola masjid raya ini diharapkan mengelola secara visioner, jadikan masjid ini sebagai pusat peradaban islam Indonesia. Jika diperlukan kesejarahan monggo dibangun museum sehingga jamaah mengetahui sejarah,” tutur Kang Helmy di Ruang Rapat DKM Masjid Raya KH. Hasyim Asy’ari di Jakarta, Rabu (21/3).

Selain itu, Kang Helmy menambahkan manajemen pengelolaan masjid sudah selayaknya secara moderen. Dalam artian menjadikan masjid bukan hanya untuk shalat saja.

“Masjid juga bisa dijadikan tempat untuk kesejahteraan jamaah dan lingkungan misal ada klinik, TPQ, bimbingan belajar dan kursus bahasa. Ini makna memakmurkan masjid,” jelasnya.

Masjid Raya KH. Hasyim Asyari dibangun di atas lahan seluas 2,4 hektar dengan luas bangunan sebesar 16.985,43 meter persegi ini berlokasi di Jalan Raya Daan Mogot. Masjid ini diresmikan oleh Presiden RI H. Joko Widodo. Pemberian nama KH. Hasyim Asyari dilakukan oleh Jokowi sendiri. Harapannya masyarakat dapat meneladani jasa KH Hasyim Asyari dalam menyebarkan nilai keislaman dan keindonesiaan sesuai prinsip Islam rahmatan lil alamin (rahmat semesta alam).

Related Articles