7 Peristiwa Besar, Ini Sebab Keistimewaan Hari Asyura’

JAKARTA- Asyura atau suro yang jatuh pada 10 Muharram memiliki banyak keistimewaan. Hal itu karena banyak peristiwa pertolongan atau kemenangan yang Allah SWT berikan kepada para makhluk pilihanNya. Sejak Nabi Adam alaihissalam hingga Nabi Muhammad SAW .

Menurut beberapa riwayat disebutkan, banyak peristiwa penting terjadi di hari itu pada masa yang lalu, di antaranya disebutkan sebagai berikut:

  1. Nabi Adam ‘alaihissalam bertobat kepada Allah dari dosa-dosanya dan tobat tersebut diterima oleh-Nya.
  2. Berlabuhnya kapal Nabi Nuh di bukit Zuhdi dengan selamat, setelah dunia dilanda banjir yang menghanyutkan dan membinasakan.
  3. Selamatnya Nabi Ibrahim ‘alaihissalam dari siksa Namrud, berupa api yang membakar.
  4. Nabi Yusuf ‘alaihissalam dibebaskan dari penjara Mesir karena terkena fitnah.
  5. Nabi Yunus ‘alaihissalam selamat, keluar dari perut ikan hiu.
  6. Nabi Ayyub ‘alaihissalam disembuhkan Allah dari penyakitnya yang menjijikkan.
  7. Nabi Musa ‘alaihissalam dan umatnya kaum Bani Israil selamat dari pengejaran Fir’aun di Laut Merah. Beliau dan umatnya yang berjumlah sekitar lima ratus ribu orang selamat memasuki gurun Sinai untuk kembali ke tanah leluhur mereka.

Bahkan zaman Rasulullah SAW terjadi penegasan keistimewaan 10 Muharram. Yaitu ketika Nabi bertemu dengan sekelompok orang yahudi sedang berpuasa di hari asyura’ memperingati keselamatan Nabi Musa AS dan umatnya. Apa kata Rasul? Kami lebih berhak kepada Musa daripada kalian. Dalam hadist riwayat Ibnu Abbas;

هُوَ يَوْمٌ نَجَّى اللَّهُ فِيهِ مُوسَى وَأَغْرَقَ آلَ فِرْعَوْنَ فَصَامَ مُوسَى شُكْرًا لِلَّهِ فَقَالَ أَنَا أَوْلَى بِمُوسَى مِنْهُمْ فَصَامَهُ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ

“Allah telah melepaskan Musa dan Umatnya pada hari itu dari (musuhnya) Fir’aun dan bala tentaranya, lalu Musa berpuasa pada hari itu, dalam rangka bersyukur kepada Allah”. Nabi bersabda : “Aku lebih berhak terhadap Musa dari mereka.” Maka Nabi pun berpuasa pada hari itu dan menyuruh para sahabatnya agar berpuasa juga.” (HR. Bukhari; No: 1865  & Muslim, No: 1910)

 

 

Related Articles