PBNU Apresiasi DPR Menyetujui RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan

JAKARTA- Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengapresiasi hasil kerja DPR yang menyetujui RUU usul inisiatif DPR tentang Pesantren dan Pendidikan Keagamaan pada Rapat paripurna DPR RI, Selasa (16/10). Hal ini menjadi kado jelang Hari Santri Nasional 22 Oktober 2018.

“Alhamdulillah, rapat paripurna, Selasa, 16 Oktober 2018 telah menyetujui RUU usul inisiatif DPR tentang Pesantren & Pendidikan Keagamaan. Kado Hari Santri 2018,” tutur Sekjen PBNU H.A. Helmy Faishal Zaini di Jakarta.

Kang Helmy menambahkan tahap selanjutnya akan dibentuk panitia kerja atau panitia khusus dan bersama pemerintah akan membahas daftar inventarisir masalah (DIM) RUU sampai pada akhirnya akan disahkannya menjadi UU Pesantren & Pendidikan Keagamaan. PBNU, dikatakannya selanjutnya meminta lembaga yang mewadahi pesantren (RMI) untuk menyiapkan DIM dan ikut aktif memberikan masukan.

“Spirit RUU ini tidak lain, Education for all adalah upaya untuk memberikan perlakuan yang sama kepada semua sistem pendidikan yang ada di negera Indonesia. Fraksi PKB adalah pemrakarsa pertama yang mendorong lahirnnya UU Pesantren & Pendidikan Keagamaan,” Tutur Kang Helmy yang juga Anggota DPR RI ini.

Related Articles