Sambut Hari Santri, PBNU Kembali Ajak Warga Baca 1 Miliar Sholawat Nariyah

JAKARTA- Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kembali mengajak warga nahdliyyin dan umat islam umumnya untuk mengikuti pembacaan 1 miliar sholawat nariyah serentak di seluruh nusantara pada 21 Oktober 2018 malam. Pembacaan sholawat nariyah menjadi agenda tahunan PBNU menjelang peringatan hari santri nasional yang diperingati setiap 22 Oktober.

Warga bisa mengikuti pembacaan sholawat nariyah di Masjid, Pesantren hingga surau terdekat. Pembacaan sholawat nariyah dimulai pukul 19.00 WIB ba’da isya sampai selesai tergantung paket yang diambil. Dimana satu paket bacaan 4.444 kali pembacaan sholawat nariyah. Sebanyak kurang lebih 800 ribu paket disebar ke seluruh nusantara.

“Pembacaan 1 miliar sholawat nariyah dialksanakan malam 22 oktober (21 Oktober2018) serentak seluruh nusantara, kami mengajak muslimin/muslimat. Tahun ini kita harapkan, kita mohonkan wasilah sholawat nariyah agar bangsa Indonesia selamat dan kuat dari segala cobaan, musibah dan segala problematikanya,” tutur inisiator gerakan yang juga Sekjen PBNU H.A. Helmy Faishal Zaini di Jakarta, Jumat (19/10).

Bahkan ulama kharismatik asal Situbondo KHR. Kholil As’ad Syamsul Arifin tahun lalu menulis surat ucapan terima kasih dan syukur karena PBNU menjadikan sholawat nariyah sebagai agenda tahunan. Beliau menitipkan  saran niat, tujuan dan cita-cita dalam membaca Satu Miliar Sholawat Nariyah, yakni:
1- Semakin menguatnya Iman dan mahabbah
2- Semakin mudah menerima dan mengikuti tuntunan – tuntunan
3- Husnul Khotimah
4- Di selamatkan dari petaka dan bencana baik lahir maupun batin
5- Tercapainya hajat para pendiri NU, para kyai, Ulama, juga warga NU ( dan umat Islam, red ) secara keseluruhan baik terkait dengan masalah – masalah kebangsaan, kemasyarakatan, dan keagamaan.

Sementara puncak peringatan Hari Santri Nasional 2018 akan dilaksanakan di Lapangan Dadaha Kota Tasikmalaya Hari Senin, 22 Oktober 2018 pukul 07.00 WIB.

Related Articles